CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

22 Mei 2013

A little sweet thing

Jam sudah menunjukkan hampir pukul 2 siang..sudah terlalu larut bagi anak kelas 4 SD yang seharusnya sudah pulang pukul 12 tadi.
Dua jam menunggu jemputan tidak membuat gadis kecil itu habis kesabarannya, ia tetap menunggu sosok salah seorang keluarganya yang hari itu menjemputnya, entah itu ibunya, bibinya, ataupun kakaknya.
Gadis itu terduduk di salah satu halaman sudut sekolahnya yang sudah nampak sepi dan malangnya ia kelaparan, bekalnya sudah habis sedari tadi. Gadis itu ingin menangis tapi ditahannya.

"Loh put kamu belum pulang?" sesosok lelaki kecil menghampiri gadis itu. Gadis itu menoleh sambil berusaha menyunggingkan senyum "Hehe belum nih put...".


Ternyata, nama gadis kecil itu adalah Putri dan sosok lelaki yang tak lain adalah temannya bernama Putra. Nama mereka serasi, hanya berbeda antara a dan i saja.

"Kok belum ada yang jemput?" Putra duduk disamping si Putri.
"Enggak tau....", suara Putri melemah, nampaknya dia sudah mulai kesal menunggu dan takut kalau dirinya tidak ada yang menjemput.
"Jangan nangis....." hibur Putra yang melihat mata Putri mulai berkaca-kaca. "Main yuk put....." tiba-tiba Putra menggandeng tangan Putri. Merekapun berlarian mengelilingi halaman sekolah mereka sambil tertawa-tawa. Padahal sebelumnya mereka tidak dekat bahkan jarang berbicara satu sama lain, tapi entah mengapa hari ini mereka bisa sangat akrab seakan-akan sedari dulu mereka berdua memang begitu.

"Put aku capek nih ....." 
"Sama aku juga put...."
"Aku jadi haus sama lapar nih, kamu udah makan put?"
"Belum nih, bekalku udah habis.."
"Yaudah ikut aku yuk..."

Putra lalu mengajak Putri menghampiri guru mereka yang tak lain adalah ibunya si Putra. 

"Buk..kita berdua laper ada makanan?" tanya Putra.
"Ada tuh kebetulan ada nasi bungkus sisa makan siang hari ini....loh mbak putri belum dijemput?"tanya ibu si Putra.
"Belum bu..." 
"Yaudah ditunggu aja...makan dulu sana, belum makan kan?"
"belum bu, makasih ya bu" jawab Putri tersenyum. Lalu mereka berdua pun makan siang bersama, setelah it Putra dan Putri kembali ke luar halaman sekolah. Mereka duduk di salah satu sudut halaman tempat pertama kali Putri menunggu jemputan.

Mereka berdua terdiam, sembari menikmati hembusan angin yang sepoi-sepoi. Putra sibuk memainkan kakinya sementara Putri sibuk memerhatikan jalanan berharap jemputannya segera datang. Tiba-tiba Putra berdiri.

"Put mau ikut aku gak?" tanya Putra.
"Hah kemana put?" jawab Putri yang masih duduk di tempat.
Putra menarik tangan Putri lalu mengajak Putri keluar dari halaman sekolah.
"Kamu biasanya lewat mana kalau dianterin?" tanya Putra.
"Deket tempat les yang itu.."
"Yaudah kita kesitu yuk..."
"Loh put jauh loh..ntar kamu dicariin ibumu.."
"Udahlah gak papa..biar kamunya gak kasian nungguin gitu..siapa tau ntar pas di jalan ketemu biar langsung pulang deh.." kali ini Putra berbicara sambil tersenyum dengan sangat manis pada si Putri.
Putri terdiam tak menyangka Putra yang dikiranya cuek dan tidak pernah berbincang-bincang sebelumnya ternyata sangat baik dan bersikap sangat manis kepadanya.
"Ayo..." Putra terus menggandeng tangan Putri. Putri tersenyum dan membiarkan Putra menggandengnya sepanjang jalan. 

Dan ternyata benar, tiba-tiba jemputan Putri datang.
"Wah put aku udah dijemput nih..." kata Putri.
"Alhamdulillah ya udah cepet pulang deh..."
"Lah tapi kamu gimana Put?"
"Enggak papa, kan aku bisa balik ke sekolahan lagi"
"Tapi kan jauh..apa aku temenin?"
"Gak usah Put kasian kamu udah nunggu daritadi kan.."

"Serius Put, makasih banyak yaaa"
"Iya sama-sama..ati-ati ya!"

Putri pun menghampiri jemputannya. Ia lalu melambaikan tangan pada Putra sembari tersenyum.

Siapa sangka semenjak itu mereka menjadi teman dekat.....sangat dekat..

0 komentar:

Posting Komentar